Product explainer

Bagi hasil, beres dalam satu unggahan

Rekap.ID

Dimulai dari masalah yang semua orang kenal, spreadsheet bagi hasil yang berantakan, dan ditutup dengan mitra yang bisa mengecek setiap rupiah dari HP.

01

Tantangannya

Rekap.ID bekerja di tempat yang tidak pernah dilihat orang: back office yang mengubah jumlah tontonan jadi bagi hasil. Tidak ada yang bisa difilmkan. Hanya spreadsheet, rumus, dan chat mitra yang pelan-pelan sepi.

Brief-nya: buat kerja yang tak terlihat itu jadi terlihat. Komika dan mitra tidak akan membuka dashboard untuk tahu kenapa bagi hasilnya telat. Jadi dalam kurang dari dua menit, sebuah platform bagi hasil harus tampil seperti cerita, lengkap dengan penjahat, titik balik, dan akhir yang lega.

02

Pendekatan kami

Kami membangun tiga dunia visual. Panggung: biru tua, spotlight, angka penonton yang terus naik. Ruang belakang: meja kerja hangat di bawah lampu, dengan kalkulator, struk, dan map bertuliskan REKAP. Sistem: UI putih bersih tempat semuanya akhirnya rapi.

Setiap masalah jadi sesuatu yang bisa ditonton. Kalender terisi sampai 14 hari. VLOOKUP pecah jadi tanda #N/A merah. Chat mitra menipis bulan demi bulan sampai tinggal satu "Kak?". Titik baliknya git log yang melaju dan progress bar yang melewati hari ke-30. Bulan pertama yang berantakan pun ikut bergerak: dua total yang tak mau cocok, selisih yang menghitung mundur, dan timbangan Comika–Mitra yang menyeimbang.

03

Hasilnya

Explainer 1:53 yang membuat produknya tidak perlu menjelaskan dirinya sendiri. Layar dashboard asli dianimasikan persis seperti cara memakainya, unggah, putuskan, kunci, selesai, sehingga antarmukanya terasa seperti alat sang tokoh utama, bukan sekadar screenshot.

Filmnya berakhir di tempat ia dimulai: satu mic di bawah spotlight, mengikat setiap angka kembali ke orang-orang di baliknya. Lucunya di sana, hitungannya di sini.

Karya lain

Tonton lagi.

Semua karya